Bucky Covington - Arti Lirik A Father's Love (The Only Way He Knew How)

For the longest time, I guess I thought
Untuk waktu yang paling lama, saya kira saya pikir
He didn’t give a damn
Dia tidak peduli
Hard to read, hard to please
Sulit dibaca, susah menyenangkan
Yeah, that was my old man
Ya, itu adalah ayahku
On the day I left for college
Pada hari saya berangkat kuliah
It was nothing new
Itu bukan hal baru
We never had that heart-to-heart
Kami tidak pernah memiliki hati-ke-hati
He had too much to do
Dia terlalu banyak yang harus dilakukan


He checked the air in my tires
Dia memeriksa udara di ban saya
The belts and all the spark plug wires
Sabuk dan semua kabel busi
Said “When the hell’s the last time
Kata “Kapan terakhir kali
“You had this oil changed”
“Anda memiliki minyak ini berubah”
And as I pulled out the drive
Dan saat aku mengeluarkan drive
He said “Be sure and call your mom sometime”
Dia berkata “Pastikan dan panggil ibu Anda kapan-kapan”
And I didn’t hear it then
Dan aku tidak mendengarnya saat itu
But I hear it now
Tapi aku mendengarnya sekarang
He was saying “I love you”
Dia mengatakan “aku cinta kamu”
(He was saying “I love you”)
(Dia mengatakan “aku cinta kamu”)
The only way he knew how
Satu-satunya cara dia tahu caranya


120,000 miles
120.000 mil
Six years down the road
Enam tahun ke depan
A brand new life and a brand new wife
Kehidupan baru dan istri baru
We’d just bought our first home
Kami baru saja membeli rumah pertama kami
When he finally came to visit
Saat akhirnya dia datang berkunjung
I thought he’d be so proud
Kupikir dia akan sangat bangga
He never said he liked the place
Dia tidak pernah mengatakan bahwa dia menyukai tempat itu
He just got his tool belt out
Dia baru saja mengeluarkan sabuk alatnya


And put new locks on the doors
Dan pasang kunci baru di pintu
Went back and forth to the hardware store
Kembali bolak-balik ke toko peralatan
Said “Come and hold this flashlight”
Said “Ayo dan tahan senter ini”
As he crawled beneath the sink
Saat dia merangkak di bawah wastafel
And “These old wires ain’t up to code”
Dan “Kabel tua ini tidak sesuai kode”
And “That circuit box is gonna overload”
Dan “kotak sirkuit itu akan membebani”
And I didn’t hear it then
Dan aku tidak mendengarnya saat itu
But I hear it now
Tapi aku mendengarnya sekarang
He was saying “I love you”
Dia mengatakan “aku cinta kamu”
The only way he knew how
Satu-satunya cara dia tahu caranya


Last Sunday, we all gathered
Minggu yang lalu, kita semua berkumpul
For his 65th birthday
Untuk ulang tahunnya yang ke 65
And I knew he’d stiffen up
Dan aku tahu dia telah menegang
But I hugged him anyway
Tapi aku memeluknya juga
When it was finally time to say goodbye
Saat itu akhirnya saatnya mengucapkan selamat tinggal
I knew what was next
Aku tahu apa yang berikutnya
Just like he always does
Sama seperti dia selalu
Right before we left
Tepat sebelum kami pergi


He knew how
Dia tahu caranya