Arti Lirik Marc Douglas Berardo - The Story (life After Hemingway)

I was dreaming about Hemingway
Aku sedang bermimpi tentang Hemingway
And wondering why he quit before he was done
Dan bertanya-tanya mengapa dia berhenti sebelum dia selesai
At the end of a shotgun, He just gave up
Di akhir senapan, dia menyerah begitu saja
His final chapter left unfinished and rough
Bab terakhirnya tidak selesai dan kasar
Well, so it goes/ that before the sun rose
Nah, begitulah / sebelum matahari terbit
He pulled himself from his bed
Dia menarik dirinya dari tempat tidurnya
And alone in his mind/ his body left behind
Dan sendirian di dalam pikirannya / tubuhnya tertinggal
He decided he would be better off dead
Dia memutuskan akan lebih baik mati
And after everything that he wrote, he didn’t bother with a suicide note
Dan setelah semua yang dia tulis, dia tidak mau repot-repot membawa catatan bunuh diri
When before he could always find one true word
Bila sebelumnya dia selalu bisa menemukan satu kata yang benar
So the old man fell
Jadi orang tua itu jatuh
Alone in his own hell
Sendirian di neraka sendiri
Somewhere on an Idaho morning
Suatu pagi di Idaho
And in the distance tolled the bell for whom the money -men were left to sell
Dan di kejauhan membunyikan bel untuk siapa uangnya-yang tersisa untuk dijual
The story the man should have told himself
Cerita yang seharusnya dikatakan pria itu pada dirinya sendiri
Became someone else’s book upon the shelf
Menjadi buku orang lain di atas rak


Chorus
Paduan suara
When out in the streets they mixed truth with lies
Saat di jalanan mereka mencampuradukkan kebenaran dengan kebohongan
To sell what the old man did as glamorous and wise
Untuk menjual apa yang orang tua lakukan sebagai glamor dan bijaksana
They said the great one went out in a blaze of glory
Mereka bilang yang hebat itu keluar dengan nyala kemuliaan
While the rest of us were left behind to sell the story
Sementara kita semua tertinggal untuk menjual ceritanya


I guess emotion doesn’t matter when your merchandising pain
Kurasa emosi tidak penting saat rasa merchandising merchandise Anda
Yet it is done so often we have forgotten who to blame
Namun begitu sering kita lupa siapa yang harus disalahkan
So left in the hands of others to describe his final hour
Jadi biarkan di tangan orang lain untuk menggambarkan jam terakhirnya
We are deprived of how the man himself could have said it with a quiet kind of power
Kita dicabut bagaimana orang itu sendiri bisa mengatakannya dengan semacam kekuatan yang tenang
Sold as a t-shirt that he could not defend
Dijual sebagai t-shirt yang tidak bisa dia pertahankan
We don’t have to confront the violence
Kami tidak harus menghadapi kekerasan
Of the old man’s end
Dari orang tua & rsquo; s akhir


Chorus
Paduan suara
Or how the truth we know is mixed with lies
Atau bagaimana kebenaran yang kita tahu tercampur dengan kebohongan
Lost somewhere between the who and the whys
Hilang entah antara siapa dan siapa
Or the madness in leaving in a blaze of glory
Atau kegilaan dalam meninggalkan nyala kemuliaan
When we are left behind/ to tell the story
Saat kita tertinggal / menceritakan ceritanya