Ayo orang, dan masuk ke dalam alur, kita harus pindah ……
I went ridin’ the other night
Aku pergi mengusirnya semalam
Two colour horse, oh my what a sight!
Dua warna kuda, oh saya apa pemandangan!
The name of my horse was Ding Dong
Nama kuda saya adalah Ding Dong
While we was ridin’ and singin’ a song
Sementara kami ridin ‘dan menyanyikan’ sebuah lagu
Giddy up, giddy up a Ding Dong (repeat)
Pusing, pusing Ding Dong (ulangi)
We rode and we rode the whole night through
Kami naik dan kami naik sepanjang malam
My horse was tired, I was too
Kuda saya sudah lelah, saya juga
I had a date with ma girl at eight
Aku berkencan dengan cewek di usia delapan tahun
Come on Ding Dong we can’t be late
Ayo Ding Dong kita tidak bisa terlambat
I said
saya bilang
Giddy up, giddy up a Ding Dong (repeat)
Pusing, pusing Ding Dong (ulangi)
Got to her house and I got down
Sampai di rumahnya dan aku turun
There was the toughest guy in town
Ada pria terberat di kota
If I went in, he might use force
Jika saya masuk, dia mungkin akan menggunakan kekuatan
Mounted up again and I said to my horse
Dipasang lagi dan aku berkata pada kudaku
Giddy up, giddy up a Ding Dong (repeat)
Pusing, pusing Ding Dong (ulangi)
Ahh Ahh Ahh Ahh You got to giddy up a Ding dong, etc
Ahh Ahh Ahh Anda harus pusing dong Ding, dll