Terjemahan Lirik Emiliana Torrini - The Boy Who Giggled So Sweet

He came with the breeze
Dia datang dengan angin sepoi-sepoi
She told everyone, in the cold
Dia mengatakan pada semua orang, dalam kedinginan
She would hold him and sing a song,
Dia akan menahannya dan menyanyikan sebuah lagu,
Sweet little Anna, singing her sad, sad song,
Anna kecil yang manis, menyanyikan lagu sedih dan sedihnya,
To her beautiful boy that giggled so sweet.
Kepada anak perempuannya yang cantik yang terkikik begitu manis.


The days went by until one little night,
Hari-hari berlalu sampai suatu malam,
with this one little moon hanging in its black,
dengan satu bulan kecil ini tergantung di hitamnya,
Sweet little Anna, whispered her goodnight song,
Anna kecil yang manis, membisikkan lagu selamat malamnya,
In the ear of the boy who giggled so sweet.
Di telinga anak laki-laki yang terkikik begitu manis.


“My baby, my beauty, my boy, my baby,
“Bayi saya, kecantikan saya, anak laki-laki saya, bayi saya,
What is your favourite song of all songs?
Apa lagu favorit Anda dari semua lagu?
Sweet baby, my love, my darling, my baby,
Sayang sayang, sayangku, sayangku, sayang,
Forever your rosie little lips won’t turn blue.
Selamanya bibir mungilmu tidak akan berubah biru.


I won’t let nights hurt you,
Aku tidak akan membiarkan malam menyakitimu,
I won’t let them take you,
Aku tidak akan membiarkan mereka membawa Anda,
Take my hand and we’ll run up that tree.
Ambil tanganku dan kita akan menaiki pohon itu.


I won’t let days hurt you,
Aku tidak akan membiarkan hari menyakitimu,
I wont let them break you,
Aku tidak akan membiarkan mereka menghancurkanmu,
if so my little heart will die,
Jika demikian hati kecilku akan mati,
if so my tears will freeze and turn grey.”
Kalau begitu, air mataku akan membeku dan menjadi abu-abu. “


He just stared in her hardworking arms,
Dia hanya menatap lengan pekerja kerasnya,
His rosie little lips had turned blue,
Bibir mukanya yang biru berubah menjadi biru,
Sweet little Anna, chanted her goodnight song,
Anna kecil yang manis, meneriakkan lagu selamat malamnya,
for her beautiful boy that giggled so sweet.
untuk anak laki-laki cantiknya yang terkikik begitu manis.


“My baby, my beauty……..”
“Bayi saya, kecantikan saya ……..”


They took the boy who giggled so sweet,
Mereka membawa anak laki-laki yang terkikik begitu manis,
Frozen grey tears glanced on her cheek,
Air mata abu-abu yang membeku melirik pipinya,
And the goodnight song,
Dan lagu selamat malam,
She never stopped singing,
Dia tidak pernah berhenti bernyanyi,
Danced from her lips,
Dancing dari bibirnya,
Down the dark grey street.
Turun di jalan kelabu gelap.


“My baby, my beauty……..”
“Bayi saya, kecantikan saya ……..”