Terjemahan Lirik Lagu Celine Dion - The Forgotten Children

Les enfants oubliés traînent dans les rues
Anak-anak yang terlupakan terlahir di jalanan
Sans but et au hasard
Tanpa tujuan dan acak
Ils ont froid, ils ont faim, ils sont presque nus
Mereka kedinginan, mereka lapar, mereka hampir telanjang


(The forgotten children hang in the streets
(Anak-anak yang terlupakan menggantung di jalanan
Without a goal and at random
Tanpa gol dan secara acak
They are cold, they are hungry, they are almost naked)
Mereka kedinginan, mereka lapar, mereka hampir telanjang)


Et leurs yeux sont remplis de brouillard
Dan mata mereka dipenuhi kabut
Comme une volée de pauvres moineaux
Seperti seekor burung pipit yang malang
Ils ont pour rêver le bord des ruisseaux
Mereka harus bergema di tepi sungai
Recroquevillés sous le vent d’hiver
Meringkuk di angin musim dingin
Dans leur pull-over de laine mitée
Dalam sweater wol mereka


(And their eyes are filled by fog
(Dan mata mereka dipenuhi kabut
Like a group of poor sparrows
Seperti sekelompok burung pipit yang malang
They have for dreaming the shore of little springs
Mereka memimpikan pantai kecil
Curled up under the winter’s wind
Meringkuk di bawah angin musim dingin
In their pullover of motheaten wool)
Dalam sweater wol motheaten mereka)


Les enfants oubliés n’ont pour seuls parents
Anak yang lupa hanya orang tua
Que les bruits des grands boul’vards
Itu suara omong kosong besar
Dans le creux de leurs mains
Di hamparan tangan mereka
Ils tendent aux passants
Mereka cenderung orang yang lewat
Des objets dérobés aux bazars
Perabot di pasar
Il ont pour s’aimer d’un naïf amour
Mereka harus saling mencintai dengan cinta na
La fragilité des mots de velours
Kerapuhan & oacute; kata beludru
Ils ont pour palais tout un univers
Mereka memiliki selera mereka di seluruh alam semesta
Dans les courants d’air des vastes cités
Dalam arus udara khasiat luas


(The forgotten children have as only parents
(Anak-anak yang terlupakan hanya memiliki orang tua
Only the sounds of the main boulevards
Hanya suara jalan-jalan utama
In the palms of their hands
Di telapak tangan mereka
They offer to passer-bys
Mereka menawarkan untuk pass-bys
Objects stolen to bazaars
Objek dicuri ke bazaar
They have to love each other of a naive love
Mereka harus saling mencintai satu cinta naif
The fragility of velvet words
Kerapuhan kata beludru
They have as palace all a universe
Mereka punya istana
In the air currents of the huge cities)
Dalam arus udara kota-kota besar)


Les enfants oubliés traînent dans les rues
Anak-anak yang terlupakan terlahir di jalanan
Tout comme des petits vieux
Sama seperti orang tua kecil
Ils ont froid, ils ont faim, ils sont presque nus
Mereka kedinginan, mereka lapar, mereka hampir telanjang
Mais ce sont les enfants du bon Dieu
Tapi ini adalah anak-anak Tuhan


(The forgotten children hang in the streets
(Anak-anak yang terlupakan menggantung di jalanan
Without a goal and at random
Tanpa gol dan secara acak
They are cold, they are hungry, they are almost naked
Mereka kedinginan, mereka lapar, mereka hampir telanjang
But they are the children of God)
Tapi mereka adalah anak-anak Tuhan)